Prosumut
Kriminal

Lakukan Pemerasan, Polisi Ringkus 7 Pria Anggota Ormas dan OKP

EPAPER

PROSUMUT – Satreskrim Polres Tebingtinggi meringkus 7 (tujuh) orang pria dewasa warga Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), yang mengaku anggota dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan (ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) diringkus karena diduga melakukan tindakan pemerasan.

Kini ketujuh pelaku, yaitu IS (30) warga Dusun I Desa Penggalangan, TPS (42) warga Dusun Pokok Jengkol Desa Bandar Tengah Bandar Khalipah, ERS (44) warga Dusun IV Desa Penggalangan, WT (42) warga Dusun III Desa Binjai, AH (49) warga Dusun VI Desa Paya Pasir dan ZP (56) juga warga Dusun VI Desa Paya Pasir serta AA (44) warga Dusun VI Desa Penggalangan Kabupaten Sergai telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Wirhan Arief S.IK melalui Kasubbag Humas AKP Josua Nainggolan, Selasa siang 16 Februari 2021, membenarkan adanya penangkapan terhadap ketujuh pelaku yang mengaku berasal dari beberapa OKP dan Ormas berbeda, pada Sabtu (13 Februari 2021) sekira pukul 11.00 WIB di Jalan Sutomo Kelurahan Tebingtinggi Lama, tepatnya di Komplek Kantor Pos Kota Tebingtinggi.

BACA JUGA:  Kuli Bangunan Diringkus Polisi Pulang Beli Sabu di Jermal

Diungkapkan, sebelumnya pada Senin (1 Februari 2021) pagi sekira pukul 08.00 WIB, Korban Musliman (32), yang merupakan anggota TNI warga Asrama Brigif menerima laporan dari pekerjanya bahwa 2 unit Truk Colt Diesel miliknya yang sedang mengangkut kayu rambung di Desa Tanah Besi Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Sergai dihadang oleh sekelompok pria yang mengaku dari OKP dan ormas untuk meminta bantuan.

Usai menerima pengaduan dari pekerjanya tersebut, Musliman kemudian mendatangi lokasi pekerjaan dan menemui para pelaku.

BACA JUGA:  Tiga Pemuda di Tebingtinggi Gagal Hisap Sabu

Saat itu para pelaku mengaku berasal dari Ormas tertentu dan meminta bantuan uang tunai untuk merehab kantor mereka sebanyak Rp2 juta per organisasi (7 organisasi berbeda), dan apa bila tidak dipenuhi maka para pelaku mengancam akan menghentikan pengangkutan kayu tersebut.

Mengaku tidak memiliki uang sebanyak itu, Musliman akhirnya memberikan tawaran kepada para pelaku dengan memberikan uang sebesar Rp300 ribu.

Namun para pelaku menolak dan memberikan waktu kepada Musliman. Akan tetapi apabila tidak memberikan sesuai waktu yang ditentukan para pelaku mengancam akan mencegat mobil Colt Diesel dan tidak diperbolehkan bekerja.

Musliman secara terpaksa lalu berjanji kepada para pelaku agar uang yang mereka minta akan diserahkan pada Senin (15 Februari 2021).

BACA JUGA:  Tiga Pemuda di Tebingtinggi Gagal Hisap Sabu

Tetapi para pelaku tidak berkenan dan memaksa uang tersebut harus diserahkan kepada para pelaku paling lama Sabtu (13 Februari 2021).

Tidak terima dengan perbuatan para pelaku, Musliman akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polres Tebingtinggi.

Para pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah bertemu dengan Musliman dan menerima uang tunai sebesar Rp6 juta yang mana uang sebesar Rp5 juta dimasukkan kedalam 5 buah amplop.

Dan akibat perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan tindak pidana pemerasan sebagaimana yang di maksud dalam Pasal 368 ayat 1 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (*)

 

Reporter : Ronald Pasaribu
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Warga Medan dan Batubara Pemilik 99,28 Gram Sabu Ditangkap

admin2@prosumut

Dor!!! Bandar Narkoba Asal Aceh Tewas di Jatim

Ridwan Syamsuri

Polisi Ringkus Pencuri Kabel PJU di Gerbang Tol Tebingtinggi

admin2@prosumut