Prosumut
Politik

Sengketa Pilkada Medan 2020, Gugatan Akhyar-Salman Dinyatakan Gugur

EPAPER

PROSUMUT – Gugatan tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Pilkada Kota Medan 2020 Akhyar Nasution – Salman Alfarisi dinyatakan gugur oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan tersebut terkait perselisihan hasil Pilkada Kota Medan yang dimenangkan paslon nomor urut 2 Bobby Nasution – Aulia Rachman.

Kuasa Hukum KPU Medan Dr Faisal mengatakan, hari ini dipimpin oleh Ketua MK Anwar Usman melalui sidang pleno telah membuat suatu ketetapan, bahwa perkara register Nomor 41/PHP.KOT-XIX/2021 atau permohonan perkara perselisihan hasil pemilihan wali kota dan wakil wali kota Medan tahun 2020 dinyatakan gugur dengan terlebih dahulu mempertimbangkan bunyi pasal 37 Peraturan MK nomor 6 tahun 2020.

“Karena itu, dengan demikian kami bersyukur perkara tersebut telah dianggap selesai dan sekaligus bermohon kiranya semua pihak terkhusus warga Kota Medan dapat menerima keputusan MK,” kata Faisal dalam keterangan tertulis yang diterima, 15 Februari 2021.

Ia juga mengatakan, pihaknya menghormati setiap langkah dan tindakan konstitusional yang dilakukan oleh peserta pemilihan.

Termasuk, sikap pasangan calon nomor urut 1 Akhyar Nasution & Salman Alfarisi yang menyampaikan permohonan pembatalan keputusan rekapitulasi hasil pemilihan ke MK pada tanggal 18 Desember 2020.

Sebagai muara akhir pemilihan yang dibenarkan oleh Undang Undang Nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan kepala daerah, tentu sikap tersebut patut dihormati.

Apalagi, MK melalui peraturannya baik Nomor 6 tentang tata cara penyelesaian sengketa maupun Peraturan Nomor 8 tahun 2020 tentang tahapan dan jadwal penyelesaian perselisihan telah membuat aturan yang seimbang.

“Tujuan aturan tersebut dibuat tak lain agar semua pihak yang berperkara memiliki kesempatan yang adil dan sama. Soal terdapat pihak yang tidak mempergunakan seluruh kesempatan secara maksimal yang telah diberikan oleh MK, tentu kami tak memiliki kapasitas untuk mengomentari itu. Namun yang pasti, pasangan calon nomor urut 1 telah menyampaikan permohonan pembatalan beserta dalil-dalilnya. Demikian juga KPU Kota Medan juga telah menyampaikan jawaban kepada MK berdasarkan fakta yang ada,” jelas Faisal.

Terpisah, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Medan Zefrizal menyampaikan, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan dan jadwal pemilihan serta Surat Dinas KPU No 135 tahun 2021, bahwa 5 hari setelah mahkamah memutuskan permohonan dinyatakan gugur/ditolak maka KPU Kabupaten/Kota harus menetapkan calon terpilih.

“Untuk kepastian penetapan calon terpilih ditanggal berapa, insya Allah besok melalui pleno internal KPU Medan akan bicarakan tandasnya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

KPUD Asahan Buka Pendaftaran Peserta Pilkada 2020

Editor Prosumut.com

Jelang Pemilu 2019, 10.000 e-KTP Warga Medan Bakal Didistribusikan

Ridwan Syamsuri

Yusril Anggap Gugatan Kubu Prabowo Gampang Dipatahkan, Ini Alasannya

Editor prosumut.com