Prosumut
Umum

Kasus Gas Beracun di Madina, 9 Saksi Diperiksa Polisi

EPAPER

PROSUMUT – Penyelidikan terhadap kebocoran gas yang mengakibatkan tewasnya 5 warga di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Lembah Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih terus dilakukan pihak kepolisian.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, sejumlah saksi kembali diperiksa, termasuk dari pihak perusahaan, kepolisian dan warga.

“Sudah 9 orang diperiksa untuk dimintai keterangan terkait dengan kebocoran gas,” kata MP Nainggolan, Kamis 28 Januari 2021.

BACA JUGA:  Intel® dan SL2 Bersama Yayasan MRS Foundation Perkenalkan Artificial Intelligence

Dijelaskannya, saksi yang diperiksa dalam kebocoran gas di perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi milik PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina itu terus bertambah.

“Sampai hari ini yang diperiksa sudah sembilan orang, yakni empat dari perusahaan, tiga warga setempat dan dua anggota kepolisian setempat,” terang MP Nainggolan.

Adapun saksi yang diperiksa di lokasi, Nur Fatimah (30), dan Nurhabibah, warga Desa Sibanggor Julu, saksi lain di RS Permata Madina Panyabungan, Sangkot (41), warga Desa Sibanggor Julu Kecamatan PSM, Kabupaten Madina, Sakaria (33), warga yang sama, Novita Syahreni (28), warga Desa Sibanggor Julu.

BACA JUGA:  Intel® dan SL2 Bersama Yayasan MRS Foundation Perkenalkan Artificial Intelligence

Kemudian, Mardona Nasution (38), warga Desa Sibanggor, Diana (43), Riyadatul Jannahdan (48).

“Saat ini tim masih bekerja di lapangan mengumpulkan bukti-bukti terkait kebocoran gas tersebut,” sambungnya.

BACA JUGA:  Intel® dan SL2 Bersama Yayasan MRS Foundation Perkenalkan Artificial Intelligence

MP Nainggolan menyebut, pihak Kementerian ESDM masih melakukan pemeriksaan di lokasi dan udara tidak lagi mengandung zat beracun.

Namun demikian, perusahaan tersebut sudah diminta untuk tidak beroperasi selama pemeriksaan dilakukan.

“Proyek dan pembangkit listrik tenaga panas bumi sudah off (tidak beroperasi) sampai waktu yang ditentukan oleh ESDM dan PLN,” tandasnya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Iptu Bevan Pengalaman Pertama Pimpin Polsek di Langkat

Editor prosumut.com

Cuti Bersama, Volume Kendaraan Tujuan Medan-Berastagi Meningkat

Editor Prosumut.com

KPK Peringatkan Awasi Dana Bansos

Val Vasco Venedict