Prosumut
Kriminal

Dilaporkan Lakukan Penganiayaan, HZ Ditahan Polisi Usai Isolasi

PROSUMUT – Satuan Reskrim Polres Tebingtinggi Akhirnya melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki, HZ (42), yang diduga telah melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur, MG (16) warga Jalan Seibahilang, Lingkungan III, Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi.

Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi AKP Wirhan Arief melalui Kasubbag Humas AKP Josua Nainggolan kepada wartawan, Selasa 12 Januari 2021 siang di Mapolres Tebingtinggi membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku HZ, warga Jalan Bawang Putih, Lingkungan IV, Kelurahan Bandarsakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi pada Jumat 1 Januari 2021 subuh sekira pukul 04.00 WIB.

BACA JUGA:  Polres Labuhanbatu Gerebek Narkoba, 12 Warga Ditangkap, 3 Tersangka

Namun saat pelaku dibawa ke Mapolres Tebingtinggi dan dilakukan pemeriksaan berupa rapid tes, pelaku dinyatakan reaktif Covid-19 sehingga pelaku terpaksa harus diisolasi di RSUD dr Kumpulan Pane Tebingtinggi hingga tanggal 11 Januari 2021.

Dan setelah dinyatakan negatif Covid-19, personil Unit IV PPA Satreskrim Polres Tebingtinggi kemudian menangkap dan menahan pelaku HZ.

Diungkapkan AKP Josua Nainggolan, pemukulan yang dilakukan pelaku terhadap korban terjadi pada Jumat  pekan lalu sekira pukul 03.00 WIB di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Tebingtinggi berawal dari rasa kesal pelaku terhadap korban yang saat itu menggeber (suara keras) sepeda motornya saat melintas di Jalan Ahmad Yani.

BACA JUGA:  Pemuda Ini Ketahuan Mencuri Kabel Telkom di Jalan Jati 3

Emosi, pelaku kemudian mendatangi dan langsung memukul korban hingga korban mengalami luka dibagian hidung, mulut serta bagian bibir atas pecah hingga mengeluarkan darah, dan pada bagian pipi bawah mata sebelah kanan juga mengalami luka.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu kemudian melarikan korban ke rumah sakit sementara pelaku langsung diamankan warga.

BACA JUGA:  Pemuda Ini Ketahuan Mencuri Kabel Telkom di Jalan Jati 3

Tidak terima dengan perbuatan pelaku terhadap anaknya, Zulkaheri Jambak (52) ayah korban usai mengetahui kejadian tersebut selanjutnya mendatangi korban ke rumah sakit dan kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolres Tebingtinggi.

Kini pelaku telah ditahan dan akibat perbuatannya, pelaku akan di jerat dengan melanggar Pasal 80 Ayat 2 undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang ancaman hukumannya 5 tahun penjara. (*)

 

Reporter : Ronald Pasaribu
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Karyawan PDAM Tirta Lihou Simalungun Didakwa Melakukan Pungli

Ridwan Syamsuri

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Buronan, 1 Masih Diburu

admin@prosumut

Sudah Setahun, Karyawan Kebun Ini Nyambi Jual Sabu

admin2@prosumut