Prosumut
Pemerintahan

Ketua TP-PKK Langkat Bina Kader Hingga Pelosok Desa

PROSUMUT – Terus bergerak melakukan pembinaan kader adalah kunci memajukan organisasi. Terlebih di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini, kreatifitas harus lebih ditingkatkan, untuk kemajuan organisasi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat, Tiorita Terbit Rencana terus bergerak melakukan pembinaan hingga ke pelosok pedesaan, guna meningkatkan  kreatifitas seluruh kadernya.

Mantan Kapus Kuala itu turun langsung mengikuti Evaluasi Desa Binaan TP PKK Langkat di Desa Tanjung Merahe Kecamatan Selesai Kabupaten Langkat, Jumat 8 Januari 2021.

BACA JUGA:  Bupati Lahuhanbatu Hadiri Pisah Sambut Ketua PN Rantauprapat

Kegiatan dipusatkan di Aula Pertemuan Desa Tanjung Merahe. Tiorita mengajak para kader PKK, untuk terus bersemangat dalam bertugas, memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Terutama, untuk membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran covid-19. Hal yang dapat dilakukan, kata Tiorita, seperti terus menyosialisasikan program pemerintah, memberi contoh penerapan gerakan 3M.

“Yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” terangnya.

Usai memberikan arahan itu, Tiorita, melakukan evaluasi desa percontohan, kepada para Tim Evaluasi dari TP PKK Langkat. Terkait kegiatan yang sudah dilakukan oleh masing masing Pokja di Desa Tanjung Merahe, dimulai dari Pokja 1, Pokja 2, Pokja 3 dan terakhir Pokja 4.

BACA JUGA:  Pemkab Langkat jadi Acuan Karo Tangani Stunting

Uniknya pada evaluasi itu, Tiorita kembali mengulangi materi, dengan memberikan pertanyaan kepada kader. Bagi mereka yang bisa menjawab pertanyaan, diberikan hadiah Rp1 juta.

“Ini untuk memotivasi kader, agar bersungguh saat mendengarkan materi evaluasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Tiorita juga melakukan pembinaan dengan melakukan Evaluasi Desa Percontohan kategori Hidup Bersih dan Sehat  (PHBS) di Desa Blankahan Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat, Kamis 7 Januari 2021.

BACA JUGA:  Akhyar Dampingi Gubernur Saksikan Penandatanganan Kontrak SPAM Regional

Di sana, Tiorita menjelaskan, ada 10 indikator penilaian dalam lomba PHBS ini.

Yakni, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi ASI Eksklusif, menimbang bayi dan balita setiap bulan. Serta menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan mengalir dengan sabun. (*)

 

Reporter : Muhammad Akbar
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Bupati Batubara Akan Keluarkan Perbup Wajib Batik Jumat

admin002

Koperasi Menghindarkan Jeratan Rentenir

admin@prosumut

Pemko Medan Imbau Masyarakat, Siaga Banjir

admin002