Prosumut
Ekonomi

Triwulan III, Pertumbuhan Ekonomi Sumut Menurun 2,60 Persen

PROSUMUT – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), pertumbuhan perekonomian Sumut berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2020 mencapai Rp 204,60 triliun dan  atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 133,90 triliun.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik, Taulina Anggarani, dalam paparan resmi BPS Provinsi Sumut melalui melalui streaming youtube, Kamis 5 November 2020.

BACA JUGA:  Wabup Langkat Ikuti Pertemuan Tahunan BI

“Ekonomi Sumut  triwulan III-2020 terhadap triwulan III-2019 mengalami kontraksi sebesar 2,60 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami kontraksi pertumbuhan tertinggi sebesar 17,87 persen,” katanya.

Dari sisi pengeluaran, sambungnya Ekspor Barang dan Jasa merupakan komponen dengan kontraksi pertumbuhan tertinggi sebesar 14,36 persen.

Ekonomi Sumut triwulan III-2020 terhadap triwulan II-2020 meningkat sebesar 3,13 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh semua lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 5,62 persen.

BACA JUGA:  Pertumbuhan Ekonomi Sumut Diprediksi Membaik Tahun 2021

“Sementara dari sisi pengeluaran, peningkatan disebabkan oleh pertumbuhan seluruh komponen, pertumbuhan tertinggi pada komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 10,16 persen. Ekonomi sampai dengan triwulan III-2020 mengalami kontraksi sebesar 0,27 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, kontraksi pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 11,35 persen,” jelasnya.

Lanjutnya, dari sisi pengeluaran, kontraksi pertumbuhan tertinggi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 11,73 persen.

BACA JUGA:  November 2020, Medan Inflasi 0,34 Persen

Struktur ekonomi di Pulau Sumatera secara spasial pada triwulan III-2020 didominasi oleh beberapa provinsi diantaranya Provinsi Sumut memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB di Pulau Sumatera sebesar 23,82 persen, Provinsi Riau sebesar 21,82 persen, Provinsi Sumatera Selatan sebesar 13,77 persen dan Provinsi Lampung sebesar 10,95 persen.

Sementara kontribusi terendah adalah Provinsi Bengkulu sebesar 2,17 persen. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Isu Tangkal Corona, Harga Rempah Naik Tiga Kali Lipat

admin@prosumut

DFSK Perkenalkan Glory 560 di Medan, Mobil SUV Dibanderol Mulai Rp195 jutaan

admin@prosumut

Agustus, Sumut Berpeluang Inflasi 0,05 Hingga 0,13 Persen

admin2@prosumut