Prosumut
Hukum

Operasi Zebra 2020: Satlantas Binjai Serukan Patuh Prokes

PROSUMUT – Satlantas Polres Binjai menggelar Operasi Zebra akan berakhir pada 8 November 2020. Namun, Operasi Zebra yang digelar tahun ini sedikit berbeda karena Pandemi Covid-19.

Satlantas Polres Binjai tidak melakukan penindakan kepada pengendara atau pengguna jalan yang melanggar lalulintas. Namun, mereka lebih kepada menekankan agar masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan.

Itu diketahui dari Operasi Zebra yang dipimpin Kapolres Binjai AKBP Romadhoni Sutardjo didampingi Kasat Lantas AKP Djoko Lelono dan sejumlah personel Satlantas di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Kartini Kecamatan Binjai Kota, Selasa 3 November 2020.

Dalam pelaksanannya, setiap pengendara yang melintas diminta untuk memperlihatkan surat-surat kendaraan.

Kemudian, pengendara yang memiliki kelengkapan, langsung diberikan bingkisan. Selain kelengkapan surat kendaraan, petugas juga memastikan kepatuhan pengendara dalam menjalankan Prokes.

Setiap pengendara yang tidak patuh, langsung diberikan imbauan. Kapolres menyatakan, sasaran Operasi Zebra kali ini lebih kepada pengguna kendaraan yang penuhi standar, baik surat-surat maupun Prokes.

“Kita tidak mengeluarkan tilang dalam operasi kali ini. Kita lebih fokus pada pengendara yang penuhi standrt berkendara untuk diberikan bingkisan,” katanya.

“Terkait Prokes, bagi pengguna jalan yang belum patuh langsung kita berikan imbauan. Imbaunya masih tetap sama, menggunakan masker, menjaga jarak di tempat keramaian, dan sering mencuci tangan,” tambahnya.

Tujuan dari operasi ini, ujarnya, agar masyarakat lebih disiplin saat berkendara dan tetap mematuhi Prokes.

“Harapan kita masyarakat tetap penuhi standart berkendara dan patuhi Prokes demi memutus mata rantai Covid-19,” imbuhnya. (*)

 

Reporter : Muhammad Akbar
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Empat Kurir Sabu Asal Tanjungbalai Dituntut 19 Tahun Penjara

admin@prosumut

Terima Dua Hukuman Mati, Kalapas Tanjunggusta Bantah Napi dari Rutan

admin@prosumut

Demi Lindungi Warganya, Negara ini Hukum Mati Pelaku LGBT

Val Vasco Venedict