Prosumut
Umum

Warga Tolak Pekuburan Covid-19, Alat Berat Dihentikan

PROSUMUT – Ratusan warga Dusun V Desa Ujungserdang, Kecamatan Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang protes adanya pembuatan areal perkuburuan khusus bagi korban virus Covid -19 di lokasi.

Dalam aksi itu warga menghadang dan menghentikan alat berat dengan cara naik keatasnya, pada Kamis 3 September 2020.

Perdebatan antara pelaksana pekerjaan yang dikawal pemerintahn desa dengan masyarakat yang berunjukrasa dilokasi pembangunan perkuburan bagi korban Covid-19 tak terelakkan.

Warga yang pemukimannya berada dekat dengan areal lokasi pemakaman korban Covid-19 ini mengaku, merasa takut kalau virus tersebut nantinya akan menyebar di pemukiman mereka.

BACA JUGA:  Bulog Hadirkan Beras Lokal Premium Andaliman dan Danau Toba

Waga meminta para pekerja untuk menghentikan pekerjaan dan segera membawa alat berat dari lokasi tersebut.

“Keluhan dimasyarakat karena Pemerintah Desa tidak ada kordinasi kalau di lokasi akan dibangun perkuburan khusus covid-19. Kami tidak setuju pemakaman Covid-19 itu ada didekat ladang dan pemukiman warga. Katanya di sini akan pelebaran jalan biar bagus akan dibangun sekolah dan puskesmas hingga alat berat turun masyarakat senang. Tapi rupanya kami mendengar kalau dilahan ini akan dibuat tempat pemakaman korban covid-19. Jelas kami keberatan karena di Desa kami ini tidak ada yang kena covid-19 ,silakan di buat di desa lain jangan di Desa kami ini,” ujar Rini Mutiara Sari warga setempat.

BACA JUGA:  Pulang Cek Proyek Drainase, PNS di Langkat Tewas Tergelincir

Kemarahan warga dapat di redam aparat Kepolisian setempat dan TNI. Warga yang protes kemudian diajak berdialog dan mendengarkan penjelasan dari Camat bersama Kapolsek Tanjungmorawa AKP Sawangin dan Danramil Tanjung Morawa.

Camat Tanjungmorawa Miswanto Irawadi menghentikan kegiatan dan berjanji akan membawa tim medis gugus tugas penaganan Covid -19 pemkab Deliserdang untuk menjelaskan pada warga.

BACA JUGA:  Pulang Cek Proyek Drainase, PNS di Langkat Tewas Tergelincir

“Masyarakat punya keluhan tentu kita tampung dan akan kita bawa ke gugus tugas. Wajar kekhawatiran warga tapi saya bukan bagian kesehatan makanya saya akan bawa masyarakat ke tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten yang bisa menjelaskan hal itu seperti apa penularan Covid -19 itu,” pungkas Camat.

Warga tetap bersih kukuh meminta pemerintah tidak membangun pemakaman di lahan tersebut yang berdekatan dengan pemukiman warga. (*)

 

Reporter : Sahat Tampubolon
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Masjid Ar-Rahmah dibakar OTK

Ridwan Syamsuri

PAC dan Ranting PP Selesai Dilantik

admin@prosumut

Terkait Pabrik Timah di Bandarsetia, Kades Sebut Ijinnya untuk Botot

admin@prosumut