Prosumut

Dermaga Jaring Halus Dipasang Wastafel

Kesehatan

PROSUMUT – Antisipasi penyebaran  COVID-19, Dermaga Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Sumatera Utara, dipasang satu tempat cuci tangan (wastafel portable) dengan kapasitas 350 liter air yang mulai dioperasikan bagi masyarakat yang datang melalui dermaga dan meninggalkan dermaga.

Menurut Kepala Desa Jaring Halus, H Usman, wastafel portable atau tempat mencuci tangan itu dipasang di dermaga sebagai antisipasi penyebaran COVID -19, karena dermaga merupakan fasilitas umum tempat bersandarnya kapal motor penumpang yang merupakan transport utama bagi penduduk desanya maupun para pedagang dari luar desa.

Jadi Usman memastikan pihaknya sudah memasang satu unit wastafel portable sejak hari ini yang dibiayai oleh dana desa.

“Setiap hari ratusan orang berinteraksi di dermaga baik yang datang melalui dermaga tersebut maupun yang meninggalkan desa. Karena itulah fasilitas cuci tangan itu dipasang di dermaga, untuk digunakan para penumpang kapal yang datang biasanya para pedagang begitu mereka naik di dermaga diimbau untuk mencuci tangan, begitu juga bagi mereka yang akan meninggalkan desa sebelum naik ke kapal diimbau untuk mencuci tangan,” kata Usman, Kamis 26 Maret 2020.

Proses pengerjaannya cepat karena portable, hanya memasang selang dan pipa saja kemudian diarahkan ke saluran air terdekat. Nantinya, wastafel ini akan dipasang secara permanen sehingga bisa berjangka panjang dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat.

Oleh karena itu, ia berharap agar warga bisa menjaga diri masing-masing melalui cara yang paling sederhana seperti cuci tangan.

“Kepedulian dan kesadaran masyarakat sangat membantu upaya pencegahan penyebaran virus ini. Percuma disediakan wastafel kalau tidak digunakan,” katanya, seraya berharap kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga wastafel ini dengan baik. Menggunakan sebaik mungkin fasilitas ini dan ikut menjaganya.

Selain memasang wastafel portable, sebelumnya pihak pemerintahan desa juga memberikan himbauan dari Pemerintah Kecamatan Secanggang kepada warganya melalui pengeras suara di mesjid setempat.

Seperti menghindari kegiatan ataupun tempat-tempat keramaian, menggunakan masker, tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang sangat perlu dan jangan panik dengan situasi sekarang ini, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun atau membersihkan dengan hand sanitezer.

Menurut Usman ada kesulitan saat meminta warganya untuk menjaga jarak dalam berkomunikasi dan bersosialisasi karena desanya merupakan desa pulau, dimana rumah penduduknya sangat berdekatan satu dengan yang lainnya.

Selain itu profesi penduduknya 90 persen adalah nelayan. Meski demikian pihaknya tetap memberikan himbauan demi kebaikan bersama. (*)

Konten Terkait

Hilangkan Stigma pada Gangguan Bipolar

admin2@prosumut

Kualitas Udara Medan Tak Sehat, Puskesmas Disiagakan

admin@prosumut

Simpan Darah Tali Pusat Anak Anda, Manfaatnya Mengejutkan

admin@prosumut