Prosumut

Masvidal Ingin Lawan McGregor

Sport

PROSUMUT – Bintang baru UFC, Jorge Masvidal, merasa Conor McGregor tidak akan berhadapan dengannya jika menang atas Donald Cerrone.

Conor McGregor dan Donald Cerrone dijadwalkan bertanding pada UFC 246 di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu 19 Januari 2020.

Meski belum memulai pertandingan, baik Conor McGregor maupun Jorge Masvidal sudah mempunyai tujuan ke depan.

McGregor yang akan melangsungkan debut untuk kelas welter punya ambisi melawan Kamaru Usman jika bisa kalahkan Cerrone.

Petarung 31 tahun ini sangat berhasrat meraih titel juara weltherweight dari tangan Usman.

Akan tetapi, Masvidal justru menginginkan bertanding melawan McGregor pada awal 2020.

Kendati demikian, dia mengakui bahwa McGregor tidak mungkin meliriknya juga.

“Saya tidak tahu kalau misal Conor (McGregor) menang, berarti dia melawan saya berikutnya. Saya benar-benar tak mengetahui itu. Menurut saya sih enggak,” kata Masvidal dilansir dari BolaSport.com.

“Seusai melihat wawancaranya, mendengar itu. Saya pikir tidak. Saya pikir juga dia punya rencana berbeda. Mungkin saya hanya melihat ke masa depan, tapi saya pikir juga tidak,” ujarnya melanjutkan.

Sebelumnya terdapat spekulasi yang mengkaitkan McGregor bakal bertanding dengan Masvidal demi perebutan title BMF.

Pun petarung Amerika Serikat ini tidak ingin memaksakan kehendak McGregor untuk bertarung dengannya.

“Bagian dari perasaan ku seperti, dia tidak ingin berkelahi,” ujar Masvidal.

“Cool, ok, selanjutnya, saya tidak ingin berlama-lama seperti ini atau memaksa orang lain untuk bertengkar dengan saya,” katanya.

“Jika dia ingin berkelahi, biarkan pada laga-laga selanjutnya,” sambungnya.

Disamping itu, McGregor disebut Masvidal harus melewati dirinya terlebih dahulu jika akan bertarung melawan Usman.

Sebab, Masvidal ditenggarai juga menginginkan gelar weltherweight yang kini digenggam Usman.

“Lucu. Hehehe. Conor ini lucu. lucu sekali. Itu pada dasarnya di mana dia berada,” tutur Masvidal.

“Anda tidak melakukan apa apa di kelas 170. Anda memang mempunyai kekuatan pada 155. Anda bisa melewati saya tidak tahu siapa dan apa. Di 155, itu keren.”

“Tetapi pada 170, itu bahkan tidak akan menjadi percakapan, hanya berdasarkan catatannya saja,” ujarnya.

“Dia seperti 1-1 di 170. Dan di atas itu, dia harus bertarung dengan saya terlebih dulu untuk mendapatkan gelar juara. Saya menentukan siapa yang akan mendapat titel juara berikutnya dan kapan,” pungkasnya.(*)

Source: Bolasport.com
Editor: Ridwan Syamsuri

Konten Terkait

Gala Catur Emas Percasi 2019, Loloskan 9 Finalis

[email protected]

PSMS vs PERSIB, Kehilangan Pilar Terbaik

Val Vasco Venedict

Indonesia Offroad eXpedition Siap Terabas Medan ke Bukittinggi

Val Vasco Venedict