Prosumut

9.362 Penderita HIV/AIDS di Sumut Didominasi Kaum Pria

Kesehatan

PROSUMUT – Sebanyak 9.362 penderita atau Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Sumut didominasi kaum pria atau laki-laki.

“Dari jenis kelamin, jumlah penderita paling banyak adalah laki-laki 7.187 ODHA (3.144 HIV/4.043 AIDS). Selebihnya, perempuan 2.175 ODHA (1.038 HIV/1.137 AIDS),” ujar Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumut, Achmad Ramadhan akhir pekan ini.

Achmad menyebutkan, untuk golongan umur paling banyak didominasi 30-39 tahun dengan jumlah 3.842 ODHA (1.761 HIV/2.081 AIDS), 19-29 tahun 3.636 ODHA (1.471 HIV/2.165 AIDS), dan 40-49 tahun 1.242 ODHA (630 HIV/612 AIDS).

“Untuk faktornya, paling banyak karena risiko hubungan seks dengan jumlah heteroseksual 7.376 ODHA (3.187 HIV/4.189 AIDS).

Kemudian, pemakaian narkoba suntik 1.118 (505 HIV/683 AIDS), transfusi darah 84 (38 HIV/46 AIDS), anak yang terinfeksi dari ibu atau perinatal 122 (81 HIV/41 AIDS), ibu rumah tangga (IRT) 87 (71 HIV/15 AIDS), biseksual 55 (13 HIV/42 AIDS) dan hetero & IDUs 141 (92 HIV/49 AIDS),” sebut dia.

Sebelumnya, hingga Agustus 2019 sedikitnya 9.362 orang tercatat terinfeksi virus HIV/AIDS.

“Data kumulatif dari Dinas Kesehatan Sumut, hingga Agustus 2019 jumlah kasus HIV/AIDS 9.362 ODHA. Rinciannya, 4.182 HIV dan 5.180 AIDS,” kata Achmad.

Ia menuturkan, Kota Medan paling tertinggi dengan jumlah 5.272 ODHA. Posisi kedua, Deli Serdang 1.421, Karo 620, Siantar 424, dan Tobasa 207.

“Masih tingginya kasus HIV/AIDS di Sumut karena cukup tinggi juga angka putus obat antiretroviral (ARV) yang mencapai 23 persen.

Selain itu, terbatasnya fasilitas layanan kesehatan yang mampu melakukan layanan perawatan dukungan dan pengobatan ARV,” terangnya. (*)

Source: Foto: Ilustrasi Rumah Cemara
Reporter: Rayyan Tarigan
Editor: Iqbal Hrp

Konten Terkait

Diserang Difteri, Anak Ini Disebut tak Imunisasi

[email protected]

Hindari Sakit Saat Musim Hujan, Ikuti Langkah Langkah Ini…..

[email protected]

Hingga September 2019, RSUPHAM Tangani 12 Pasien Suspect Difteri

[email protected]