Prosumut
Hukum

Jaksa Tuntut Hukuman Mati untuk Kurir 45 Kg Sabu dan 40 Ribu Butir Ekstasi

PROSUMUT – Terdakwa kurir 45 kg sabu dan 40.000 butir pil ekstasi dituntut mati jaksa Kejari Medan, Jacky Situmorang dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis sore 12 September 2019.

Dia adalah Aupek (38) warga Jalan Dermaga Darat No 9 Purnama Dumai Barat, Kota Dumai, Riau.

Jaringan narkotika internasional Indonesia-Malaysia ini dinilai terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini agar menjatuhkan pidana kepada terdakwa Aupek dengan pidana mati,” ucap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jacky Situmorang di hadapan Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik.

Menurut jaksa, tidak ada hal yang meringankan untuk terdakwa. Sedangkan hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika.

Pantauan wartawan, selama mendengarkan tuntutan jaksa, terdakwa tampak tenang. Tak ada ekspresi ketakutan yang keluar dari wajahnya.

Terdakwa juga irit bicara. Dia hanya mengatakan akan mengajukan pembelaannya (pledoi) pada sidang pekan depan.

“Pada sidang selanjutnya saya akan mengajukan pembelaan yang mulia,” ujar Aupek.

Sementara itu, dikutip dari dakwaan jaksa disebutkan kasus ini terungkap setelah petugas Polrestabes Medan mendapat informasi akan terjadi transaksi narkoba di Kota Medan.

Mendapat informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan Aupek di Jln SM Raja Medan, tepatnya di pintu keluar gerbang tol Amplas pada 23 Desember 2018 lalu.

Barang bukti yang diamankan yaitu 45 kg sabu, 40.000 butir pil ekstasi serta 6 kg keytamin.

Kepada petugas, Aupek mengaku bahwa narkotika yang dia dapatkan berasal dari Malaysia dan diambil di Dumai. Aupek mengatakan menerima barang haram itu di darat dan tugasnya hanya mengambil saja dan rencananya akan bertransaksi di Kota Medan.

Aupek dijanjikan akan diberi upah Rp20 juta per kilogram apabila narkotika itu berhasil diantar. Orang yang menyuruhnya bernama Pak Cik warga negara Malaysia. (*)

Konten Terkait

Polisi Gerebek Rapid Test Antigen di Lapangan Merdeka Medan

Editor prosumut.com

Simpan Sabu, Oknum Bidan Dituntut 13 Tahun Penjara

Editor prosumut.com

Peredaran Sabu di Rutan, Hukuman 4 Napi Wanita Ditambah

Editor prosumut.com