Prosumut

Bupati Langkat Mengutuk Keras Pelaku Pembunuh Anak Tiri

Kriminal

PROSUMUT – Mendengar kabar peristiwa tragis meninggalnya seorang balita akibat dianiaya oleh ayah tirinya, Bupati Langkat Terbit Rencana PA angkat bicara dan mengutuk keras perbuatan tersebut. Hal itu disampaikan melalui Kadis Kominfo H Syahmadi, saat berada di Ruang Kerjanya, Stabat, Jumat 6 September 2019.

Selain mengutuk, Bupati, juga meminta kepada pihak penegak hukum yang menangani kasus ini, agar memproses pelaku dengan tegas, sesuai hukum yang berlaku.

“Jangan ada toleransi bagi siapapun pelaku kekerasan terhadap anak dibawah umur, berikan hukuman dengan seberat – beratnya, sesuai aturan yang berlaku,” pintanya.

Semoga dengan begitu, kata Bupati, peristiwa yang sama tidak terulang kembali dibumi bertuah ini. Sembari menghimbau, agar mulai saat ini, para orang tua dan keluarga serta jiran tetangga, dapat bersama-sama untuk bergotong royong, menjaga para balita dibawah umur, dengan pengawasan yang baik, guna menghindarkan hal yang tidak diinginkan terjadi.

Senada, kutukan keras juga disampaikan oleh Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin, selain merasa prihatin dirinya juga sangat menyesalkan hal tersebut.

“Seharusnya, anak balita itu dirawat dan disayang-sayang, bukan disiksa hingga meninggal,” cetusnya geram.

Syah Afandin juga meminta kepada penegak hukum, agar memproses kasus ini dengan cepat, agar pelaku segera menerima hukuman sesuai dengan perbuatannya, yang tercantum dalam pasal perlindungan anak di bawah umur.

Sebelumnya, korban dilaporkan selama 5 hari belakangan. Akhirnya, korban ditemukan berkat aroma busuknya yang menyengat berseliweran di sekitar areal kebun karet Dusun I Desa Panco Warno Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Rabu 4 September 2019 malam.

Korban diduga dianiaya ayah tirinya mulai dari Senin 19 Agustus 2019 sampai Minggu 25 Agustus 2019. Terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul di sejumlah bagian tubuhnya.

Selasa 27 Agustus 2019 lalu, akhirnya korban mengembuskan nafas terakhirnya. Diduga sang ayah tirinya yang menguburkan jasad korban.

Jasad korban ditemukan oleh personel TNI-Polri yang ketepatan sedang berada di TKP penemuan. Curiganya personel TNI-Polri karena ada menemukan gundukan tanah dan sandal anak-anak. (*)

Reporter: Muhammad Akbar
Editor: Iqbal Hrp

Konten Terkait

Polres Asahan Tembak 4 Pembobol ATM

Val Vasco Venedict

Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Besitang

[email protected]

Dalih Utang, Lina Dianiaya hingga Tewas

Ridwan Syamsuri