Prosumut

PAD Sergai Melonjak Rp 7,7 Miliar, Draft Kebijakan APBD 2020 Diteken

Pemerintahan

PROSUMUT – DPRD Sergai menggelar rapat paripurna. di gedung DPRD Sei Rampah, Senin 26 Agustus 2019 sore.

Rapat membahas tentang badan anggaran DPRD dan Nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2020.

Dalam sidang tersebut, juga telah disahkan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUPA-PPAS P) tahun 2019.

Kesepakatan itu tertuang dalam Nota Kesepakatan yang ditandatangani oleh Plh Bupati Sergai Dharma Wijaya dan Ketua DPRD Kabupaten Sergai Syahlan Siregar.

Penandatanganan disaksikan oleh 30 anggota DPRD Sergai yang hadir dari 45 keseluruhan anggota DPRD yang ada, dalam sidang rapat paripurna DPRD Sergai

Badan Anggaran dari Fraksi PPP Nur Alamsyah mengatakan, dari rincian uraian perubahan KUA tahun anggaran 2019, tercatat ada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dari yang sebelumnya Rp 126.502.015.000 menjadi Rp 134.262.861.818 atau terjadi peningkatan sebesar Rp 7.760.846.818.

Sedangkan pendapatan daerah lain-lain yang sah dari sebelumnya 321.147.502.000 menjadi 347.509.022.442 atau mengalami kenaikan sebesar 26.361.520.442. 

Dari uraian perubahan PPAS tahun anggaran 2019, terdapat peningkatan.

“Dari sebelumnya 1.570.582.943.090,00 naik sebesar Rp 1.570.582.943.090,00. Ada kenaikan sebesar Rp 104.870.072.105,20,” kata Nur Alamsyah.

Dalam laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DRPD Kabupaten Sergai terhadap rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2020 yang dibacakan oleh Sayuti Nur dari fraksi PAN menyebutkan, jika Badan Anggaran DPRD telah memanfaatkan waktu yang diberikan secara maksimal.

Yaitu 9 hari, yang dimulai pada tanggal 10 Juli 2019-18 Juli 2019. 

Selain melakukan pembahasan baik itu bersama TAPD dan beberapa organisasi perangkat daerah, dilakukan juga studi banding ke DPRD Kabupaten Tobasa guna membahas poin-poin yang tertuang di dalam rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2020.

Hasil pembahasan dan kesepakatan bersama TAPD rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2020 didapat jumlah pendapatan dan belanja sebesar Rp 1.247.572.558.000.

“Sesuai dengan batas dan kewenangan serta berpedoman kepada peraturan perundang-undangan. Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sergai telah membahas dan menyepakati bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk kemudian memberikan laporan pada rapat paripurna DPRD tersebut,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Plh Bupati Sergai H Darma Wijaya mengatakan, KUA dan PPAS yang telah disepakati ini memuat langkah-langkah konkrit dalam mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. 

“Dengan lokasi proyeksi pendapatan belanja dalam KUPA PPAS Perubahan tahun anggaran 2019 dan KUA PPAS tahun anggaran 2020 disusun sebagai sebuah proyeksi optimis Pemkab Sergai terhadap pendapatan dan belanja untuk kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat kabupaten Sergai yang unggul, inovatif dan berkelanjutan,” kata Darma Wijaya.

Tentunya, lanjut Darma Wijaya setelah ditandatanganinya KUPA PPAS perubahan tahun anggaran 2019 dan KUA PPAS tahun anggaran 2020 Kabupaten Sergai.

“Pemerintah daerah sudah mempunyai pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan selanjutnya menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Perubahan tahun anggaran 2019 dan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2020,” tutur Plh Darma Wijaya. (*)

Reporter: Bhatara Hsb
Editor: Ridwan Syamsuri

Konten Terkait

Pelatihan Kepemimpinan, ASN Dituntut Transparan

Ridwan Syamsuri

RSUD dr Pirngadi Medan Diharapkan Perolehi Akreditasi Paripurna

[email protected]

Mei, Tren Laju Inflasi Sumut Berlanjut

Ridwan Syamsuri