Prosumut

Petinggi Akui Tim Yamaha Masih Krisis

Sport

PROSUMUT – Miris! Tim Yamaha hanya mampu membukukan satu kali kemenangan hingga seri balap MotoGP Austria.

Yamaha melalui dua pembalap andalannya yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales terlihat kesulitan untuk bisa bersaing pada MotoGP musim ini.

Skuat Iwata hingga kini hanya mampu membukukan sekali kemenangan melalui Maverick Vinales yang tampil melesat saat mengaspal di Sirkuit Assen, Belanda beberapa waktu lalu.

Sementara Valentino Rossi sempat menunjukkan sinyal kebangkitannya pada awal musim 2019 ini dengan meraih dua kali podium yakni di Argentina dan Amerika Serikat.

Bukannya semakin kompetitif, grafik penampilan Valentino Rossi justru semakin menurun hingga puncaknya mencatatkan hasil tiga kali gagal finis (DNF) secara beruntun.

Sementara, ditengah ketidak konsistenan tim pabrikan, Fabio Quartararo yang membalap untuk tim satelit Yamaha (Petronas Yamaha SRT) mampu menjelma menjadi pembalap muda yang menjanjikan.

Terkini, Rookie berkebangsaan Prancis tersebut mampu mengalahkan Valentino Rossi untuk merebut finis di urutan ketiga pada MotoGP Austria 2019 pekan lalu.

Penampilan tim berlogo garpu tala yang masih mengalami pasang surut turut mengundang Takahiro Sumi selaku petinggi grup Yamaha MotoGP memberikan komentarnya.

Takahiro Sumi menyebut jika timnya Yamaha masih kesulitan untuk bersaing dengan tim-tim papan atas di kelas utama MotoGP.

Bahkan, dia juga tak menampik jika timnya pada musim ini tengah mengalami krisis menyusul rentetan penampilan para rider Yamaha yang masih belum konsisten.

“Kami sepenuhnya memahami sekarang kami adalah penantang dan kami juga mengakui masih dalam masa krisis pada musim ini,” kata Takahiro Sumi dilansir dari BolaSport.com.

Sumi menegaskan jika timnya sedang berbenah untuk bisa berupaya keras keluar dari masa krisis ini dengan melakukan pengembangan sedikit demi sedikit pada motor Yamaha YZR-M1.

“Sekarang kami memulai untuk membuat sebuah perubahan kecil namun banyak,” ujar Sumi.

“Memang tidak ada perubahan pada motornya namun aktivitas kami di markas Yamaha sekarang sudah jauh berbeda,” ucapnya lagi.
Valentino Rossi turut membenarkan pernyataan Sumi yang menyebut pada musim ini Yamaha masih mengalami krisis.

“Sangat menarik apa yang telah dikatakan Sumi-san, dan saya sependapat dengannya, bukan hanya pada musim 2018 lalu,” kata Rossi.

“Bahkan masalah ini sudah ada pada musim 2017 di mana kami tak mampu memberikan hasil kerja yang optimal,” ucap Valentino Rossi.

Setelah melakoni MotoGP Austria 2019, Valentino Rossi dan Maverick Vinales kini bersaing ketat pada tabel klasemen sementara MotoGP 2019.

Valentino Rossi yang berhasil finis di urutan keempat saat membalap di Red Bull Ring berhasil naik satu tingkat ke peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 103 poin.

Sosok ikonik dengan nomor 46 itu hanya unggul satu angka dari rekan setimnya yakni Maverick Vinales yang berada satu setrip tepat di bawahnya.

MotoGP 2019 akan memasuki balapan ke-12 yang akan digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris pada 23-25 Agustus 2019 mendatang. Jangan lewatkan!(*)

Source: Teks: BolaSport.com/Foto: Motoweek.net
Editor: Ridwan Syamsuri

Konten Terkait

FP2 MotoGP Republik Ceska 2019; Quartararo Tercepat

Ridwan Syamsuri

Iwan Bule Ketum PSSI, Setelah Tentara Kini Polisi Nakhodai Organisasi Sepakbola

valdesz

MotoGP Malaysia 2019, Perburuan Gelar Tim Terbaik

Ridwan Syamsuri