Prosumut

Pawai Kemerdekaan, Sejumlah Jalan di Medan Ditutup

Pemerintahan

PROSUMUT – Sejumlah jalan di inti Kota Medan akan ditutup sementara besok, Sabtu 17 Agustus 2019. Penutupan dilakukan menyusul kegiatan pawai kemerdekaan HUT ke-74 RI.

“Dinas Perhubungan Kota Medan bekerja sama dengan Satlantas Polrestabes Medan melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah ruas jalan besok (Sabtu 17 Agustus 2019). Untuk rangkian kegiatan peringatan kemerdekaan, termasuk, pelaksanaan pawai pembangunan, kendaraan hias dan pejalan kaki,” ujar Kadis Perhubungan Kota Medan Iswar Lubis, Jumat 16 Agustus 2019.

Disebutkan Iswar, penutupan sejumlah ruas jalan ini direncanakan akan berlangsung mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Diharapkan, masyarakat dapat mengetahui dan menghindarinya sehingga ketenangan dan kenyamanan dalam berkendera tidak terganggu.

Adapun ruas jalan yang akan ditutup, jelas Iswar, Jalan Candi Borobudur, Jalan Kejaksaan, Jalan Pengadilan, Jalan P Dipenogoro, Jalan Taruma, Jalan Teuku Umar, Jalan Teuku Daud, Jalan Cut Mutia, Jalan Jalan RA Kartini, Jalan Cut Nyak Dien serta Jalan Uskup Agung.

Sedangkan untuk Jalan Sudirman berlaku satu arus jalan (menuju Jalan Kapten Patimura/S Parman tidak ditutup  namun dari arah sebaliknya ditutup).

“Penutupan yang dilakukan ini untuk mendukung kelancaran serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memperingati dan memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.  Untuk itu, kami minta maaf kepada warga pengguna jalan yang merasa terganggu dan berkurangnya kenyamanan berkendaraan terkait dengan penutupan sejumlah jalan yang dilakukan,” jelas Iswar.

Untuk menyikapi penutupan tersebut, sambung Iswar, diharapkan bagi masyarakat pengguna jalan yang ingin cepat dan tidak mau kelancaran berkenderaannya terganggu disarankan untuk tidak melintasi seputaran ruas jalan yang mengalami penutupan tersebut.

“Lebih baik cari jalan alternatif dan senantiasa selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendaraan,” ucapnya.

Kata Iswar, ribuan orang akan ikut sekaligus menyaksikan pawai pembangunan ini. Ditambah lagi, sebanyak 80 kenderaan hias akan melintasi rute-rute yang telah ditetapkan.

Karenanya, dipastikan seputaran Jalan Diponegoro hingga Lapangan Merdeka akan dipenuhi warga untuk menyaksikan pawai pembangunan tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan, pawai akan diisi dengan peserta yang berjalan kaki serta parade mobil kenderaan hias dengan rute berbeda.

Untuk pawai pembangunan berjalan kaki, rute dimulai dari Lapangan Benteng-Jalan Pengadilan-Jalan P Dipenogoro-Jalan Cut Nyak Dien-dan berakhir di Jalan M Rifai.

Sedangkan untuk pawai dengan menggunakan mobil hias, rutenya dimulai dari kawasan Kebun Bunga-Jalan Kapten Maulana Lubis-Jalan Pengadilan-Jalan P Dipenogoro, Jalan Walikota-Jalan Ir H Juanda-Jalan SM Raja-dan berakhir di Stadion Teladan.

“Sekali lagi atas nama Pemko Medan kami minta maaf dengan ketidaknyamanan, menyusul dilakukannya penutupan sejumlah ruas jalan ini. Insya Allah, jalan akan kembali kita buka setelah selesai pawai pembangunan dilakukan,” tandasnya. (*)

Reporter: Rayyan Tarigan
Editor: Iqbal Hrp

Konten Terkait

Ekonom Unpab: Defisit Neraca Perdagangan Melebar, Pemerintah Diminta Hati-Hati

Ridwan Syamsuri

Soal Pemindahan Ibukota, Tirulah Brazil…

valdesz

Pembatasan Internet Juga Berimbas ke E-KTP

[email protected]