Prosumut

Kata Orangtua Makan Sambil Tidur Itu Pantang, Ini Faktanya

Kesehatan

PROSUMUT – Kata orangtua makan sambil tidur itu pantang. Karena itu menunjukkan orang pemalas. Makan seharusnya dalam kondisi duduk tegak bukan dengan berbaring bagai orang sakit.

Tapi sekarang ini kita sering melakukan kebiasaan buruk itu. Berbaring menonton film bersama keluarga di rumah sembari makan camilan tentu bikin kalian makin malah gerak alias mager, kan?

Tapi bukan sekedar pantangan orang kuno, makan sambil tiduran itu juga memberi efek buruk pada pencernaan loh. Bahkan orang yang hobi makan sambil tiduran bisa terkena obesitas.

Dilansir dari Wowkeren, ini efek buruk dari makan sambil tiduran.

1. Begah

Jika makan sambil berbaring perut bisa terasa begah. Karena makan seperti itu akan memperlambat pergerakan makanan untuk menuju lambung setelah ditelan sehingga lama kelamaan akan menumpuk. Nah, hal tersebut akan menyebabkan sistem pencernaan melambat.

Dengan demikian dinding perut bisa stress dan mendorong makanan hingga mendesak gerbang katup lambung yang memungkinkan kebocoran lebih banyak jumlah sampel makanan yang seharusnya diterima usus. Hal inilah yang menyebabkan rasa begah yang tidak nyaman setelah makan.

2. Tersedak

Makan sambil tiduran sangat mungkin mengakibatkan tersedak. Dan Anda sudah tahu kan kalau tersedak bisa menyebabkan kematian.

3. Asam Lambung Naik

Makan sambil tiduran dapat menyebabkan refluks asam lambung (GERD). Penyakit ini merupakan gangguan pencernaan yang dapat menyebabkan rasa asam di mulut dan rasa terbakar di dada.

Ketika kalian makan sambil tiduran, gaya gravitasi akan melonggarkan klep yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas pergerakan makanan dan kerjanya dipengaruhi oleh gravitasi.

Hal ini akan menyebabkan asam makanan yang sudah tercerna dalam perut mengalir balik ke dalam kerongkongan.

Masalah asam lambung yang muncul juga akan mengganggu kinerja organ tubuh lainnya. Asam lambung yang bocor menuju kerongkongan dapat menyebar hingga ke saluran pernapasan dan juga organ THT (telinga, hidung, tenggorokan). Kalian dapat mengalami batuk, cegukan dan masalah lainnya. (*)

Editor: Nur Fatimah

Konten Terkait

Inilah Kenapa Es Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa

[email protected]

Kopi Baik, Tapi Kalau Kebanyakan Ini Bahaya yang Menanti

[email protected]

Pemko Medan Diminta Tegas Terhadap Perusahaan Tak Patuhi UU Tenaga Kerja

Sahala