Prosumut

City Sulit Ditaklukkan, Kekuatan Duitnya Melimpah

Sepakbola

PROSUMUT – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp memberikan beberapa komentar usai klub asuhannya gagal meraih gelar juara Liga Inggris musim 2018/2019.

Persaingan ketat di Liga Inggris membuat Liverpool harus kembali gagal meraih gelar juara.

Skuat berjuluk “The Reds” itu tak bisa kembali merengkuh trofi juara Premier League yang sudah 29 tahun lamanya mereka idamkan.

Selisih satu poin dari Manchester City, membuat Liverpool terpaksa harus finish di posisi kedua musim ini.

Melihat timnya meraih posisi kedua musim ini, pelatih Liverpool, Juergen Klopp tampak tetap bangga kepada anak asuhnya.

Dilansir BolaStylo dari BBC, Klopp menyebut ini adalah salah satu langkah besar timnya, dan para pemain Liverpool telah mendorong diri mereka ke level yang baru.

“Tim membuat sebuah langkah besar tahun kemarin dan kami membuat lompatan besar perkembangan dengan bijaksana,” katanya.

“Para pemain mendorong diri mereka sendiri ke level yang baru, yang mana aku menyukainya, dan bahwa mereka berkembang dan peningkatan mereka belum berakhir. Ini adalah langkah pertama. Tim ini adalah salah satu tim terbaik yang pernah bermain untuk Liverpool, 100 persen,” komentar Juergen Klopp.

Selain menyatakan kebanggaannya atas timnya, Klopp juga mengomentari soal kekuatan uang yang dimiliki Manchester City.

Klopp menyatakan dengan kekuatan uang yang dimiliki City, tim Liga Inggris lainnya akan mengalami kesulitan untuk  bisa melampaui mereka.

“Selama Manchester City berkeliling dengan kekuatan finansial mereka, tidak ada tim yang bisa melewati mereka dengan mudah. Kami butuh untuk sangat dengan dengan kesempurnaan untuk memenangi Liga Inggris dalam kasus ini,” lanjut Klopp.

Manchester City memang dimiliki oleh salah satu konglomerat asal Timur Tengah Sheikh Mansour Bin Zayed Al Nahyan.

Dengan kekuatan uang dari sang pemilik, City pernah melakukan belanja gila-gilaan untuk mengisi para pemain di timnya.

Terlepas dari komentar klopp soal kekuatan finansial City, pelatih asal Jerman itu masih memliki tugas penting untuk membawa timnya meriah gelar juara Liga Champions.

Liverpool akan menghadapi sesama klub asal Liga Inggris, Tottenham Hotspurs pada final Liga Champions. (*)

Editor: Val Vasco Venedict

Konten Terkait

Timnas U-22 Ukir Sejarah, Juarai Piala AFF 2019

Valdez

Cardiff City Dipastikan Turun Kasta, Liverpool Puncaki Tahta Liga

Valdez

Tak Leha-leha, Spurs Genjot Pemain Jelang Final Liga Champions

Valdez