Prosumut
Hukum

Jual Sabu ke Polisi, Seorang Kurir Diadili

PROSUMUT – Wandani Harahap alias Cunong (22) tak bisa berkelit dihadapan Majelis hakim yang diketuai Jarihat Simarmata. Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), mendakwanya menjadi kurir sabu seberat 5 gram, yang dijual kepada polisi yang menyamar.

Sidang yang berlangsung di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (25/4), menghadirkan saksi polisi yang menangkap terdakwa.

“Jadi, dia (terdakwa) kami tangkap di Jalan Lintas Sumatera. Dia kami pancing, dengan menyamar sebagai pembeli,” ucap petugas polisi tersebut.

Saat itu, lanjutnya, petugas memesan sabu seberat 5 gram kepada terdakwa. Dimana salah satunya kurirnya, berhasil lolos saat akan ditangkap.

“Benar pak hakim,” aku terdakwa.

Dalam dakwaan JPU, disebutkan dua petugas polisi dari Polda Sumut, awalnya menggagalkan dua kurir narkotika saat hendak mengantarkan sabu ke calon pembeli, di kawasan Jalan Lintas Sumatera Simpang Pasar 7 Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang.

Kejadian pada Januari 2019 itu, awalnya, dua petugas polisi tersebut mendapat informasi dari warga tentang maraknya peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Lintas, Tanjung Morawa.

“Atas informasi tersebut saksi polisi menyusun strategi menjadi informan berpura-pura memesan sabu kepada penjual bernama Cencen (DPO) sebanyak 5 gram, kemudian disepakati oleh penjual akan melakukan transaksi di Jalan Lintas Sumatera Simpang Pasar 7 Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa,” ucap JPU, Eva Hairani.

Kemudian, saksi polisi menuju ke tempat yang dimaksudkan dan sesampainya di tempat tersebut saksi polisi melihat Cencen bersama terdakwa Wandani Harahap alias Cunong sudah berada di tempat tersebut.

“Saksi polisi bersama informan mendekati Cencen dan Cunong, ketika Cencen hendak menyerahkan sabu kepada informan seketika itu saksi polisi melakukan penangkapan terhadap Cencen dan Cunong, namun pada waktu itu Cencen berhasil melarikan diri,” terang jaksa.

Saksi polisi, akhirnya hanya berhasil mengamankan Cunong, saat diinterogasi, Cunong mengaku diajak Cencen untuk menemaninya menyerahkan sabu ke calon pembeli.

“Sebelumnya, terdakwa ada menggunakan sabu-sabu pemberian dari Cencen sehingga terdakwa mau diajak untuk menemani Cencen menyerahkan sabu itu kepada calon pembeli,” urai jaksa.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 5 gram dan terdakwa diancam pidana pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 Tentang Narkotika. (*)

Konten Terkait

Divonis 16 Tahun, Dua Kurir Sabu Pikir-pikir

Ridwan Syamsuri

Soal Aliran Dana dari Romy ke Dirinya, Menag Ogah Komentar

Editor prosumut.com

Tak Penuhi Unsur Pidana, Irfandi Minta Dibebaskan

Editor prosumut.com