Prosumut
Hukum

Giliran Mantan Exco PSSI Tersangka Mafia Atur Skor

EPAPER

PROSUMUT – Eks anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Hidayat ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pengaturan skor sepakbola Indonesia.

“Tim penyidik Satgas Antimafia Bola dari Bareskrim, Jumat 21 Februari setelah dilakukan gelar perkara hasilnya telah menetapkan saksi H (Hidayat) dinaikkan menjadi tersangka,” kata Ketua Media Satgas Anti-Mafia Bola Kombes Pol Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin 25 Februari 2019.

Argo mengatakan, Hidayat yang sebelumnya berstatus sebagai saksi ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan dua alat bukti.

Penetapan tersangka itu terkait kasus dugaan tindak pidana penyuapan pertandingan PSS Sleman melawan Madura FC pada Liga 2 tahun 2018.

“Ada 2 alat bukti yang cukup, yaitu keterangan pelapor bisa, keterangan saksi, ada bukti petunjuk, ada surat dan sebagainya,” kata Argo.

Argo mengaku Hidayat akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya pada Rabu 27 Februari 2019.

Selain itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, Hidayat diduga mengatur perangkat pertandingan dan penyuapan dalam laga antara PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018.

Menurut Dedi, Hidayat menginginkan PSS Sleman menang agar lolos ke Liga 1.

“Perannya mengatur pertandingan ini, minta agar PSS Sleman ini selalu dimenangkan baik di kandang maupun di kandang Madura FC,” ujarnya Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 25 Februari 2019.

Hingga saat ini, polisi telah menetapkan 16 orang sebagai tersangka kasus dugaan pengaturan skor.

Selain Hidayat, sebelumnya Satgas Anti-Mafia Bola menetapkan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PSSI Joko Driyono alias Jokdri sebagai tersangka perusakan barang bukti pengaturan skor.

Selain itu, sejumlah petinggi PSSI lainnya juga telah menjadi tersangka. Mereka adalah anggota Komite Eksekutif (Exco) sekaligus Ketua Aspov PSSI Jawa Tengah Johar Lin Eng dan anggota Komisi Disiplin Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Kemudian, mantan Anggota Exco Wasit Priyanto, anak Priyanto Anik Yuni Artika Sari, wasit Persibara melawan Persekabpas Nurul Safarid, mantan penanggung jawab PSMP Vigit Waluyo, Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansur Lestaluhu.

Empat perangkat pertandingan Persibara lawan Persekabpas berinisial P, CH, NR, dan DS, Muhammad Mardani Mogot (sopir Jokdri), Musmuliadi (Office Boy di PT Persija), Abdul Gofur (Office Boy di PSSI). (*)

Konten Terkait

Kasus Ayah Aniaya Anak Tiri, Ibu Kandung Jadi Tersangka

admin@prosumut

Selama Dua Pekan, 30 Orang Tewas dari 105 Lakalantas di Sumut

admin@prosumut

Terima Dua Hukuman Mati, Kalapas Tanjunggusta Bantah Napi dari Rutan

admin@prosumut